Cara Menghitung Tubuh Gemuk atau Kurus

Tuesday, 3 July 2012

0 comments


Cara Menghitung Tubuh Gemuk atau Kurus

Saat ingin menurunkan berat badan, seseorang diharuskan untuk menghitung berapa indeks massa tubuhnya (BMI). Karena hasil dari perhitungan BMI ini bisa menentukan apakah seseorang sudah ideal, kurus atau termasuk kelebihan berat badan.

Cara untuk menghitung nilai indeks massa tubuh berdasarkan nilai tinggi dan berat badan yang dimiliki. Perhitungan ini berlaku sama untuk laki-laki maupun perempuan.

Seperti dikutip dari BBC, cara menghitungnya dengan mengkuadratkan nilai tinggi badan (dalam satuan meter). Lalu nilai berat badan (dalam satuan kilogram) dibagi hasil kudrat dari tinggi badan tersebut.

Misalnya seseorang perempuan berusia 30 tahun memiliki berat badan 60 kg dan tinggi badan 160 cm (1,6 meter). Cara menghitungnya pertama kali mengkuadratkan tinggi badan 1,6 X 1,6 hasilnya 2,56. Lalu nilai berat badan dibagi hasil perkalian dari tinggi badan yaitu 60 : 2,56 hasilnya 23,43. Berarti nilai BMI dari perempuan tersebut sebesar 23,43 dan masuk ke dalam kelompok ideal/normal.

Kategori BMI adalah:
1. Nilai indeks massa tubuh kurang dari 19 tergolong ke dalam kelompok kurus.
2. Nilai 19-24,9 masuk ke dalam kelompok ideal.
3. Nilai antara 25-29,9 masuk kelompok kelebihan berat badan (gemuk).
4. Jika mencapai nilai 30 atau lebih maka orang tersebut masuk ke dalam kelompok obesitas.

Risiko kesehatan akan bertambah besar jika seseorang memiliki nilai indeks massa tubuh 25 atau lebih. Karena akan semakin besar kemungkinan orang tersebut terkena penyakit jika tidak diimbangi dengan pola hidup sehat dan berolahraga.

Risiko kesehatan yang kemungkinan dimiliki oleh orang dengan nilai indeks massa tubuh di atas 25 adalah tekanan darah tinggi, kolesterol, penyakit jantung, stroke, diabetes, arthritis, sakit pinggang atau juga berhubungan dengan psikologisnya.

Bagi yang memiliki indeks massa tubuh besar tidak ada salahnya untuk mulai melakukan diet yang sehatdengan mengurangi asupan kalori, perbanyak aktivitas fisik, menerapkan pola hidup yang sehat atau dengan berkonsultasi ke dokter gizi.

BMI merupakan salah satu alat untuk mengetahui apakah seseorang perlu melakukan diet atau tidak, tapi BMI ini hanya untuk melihat kelebihan berat badan akibat lemak. Jadi untuk orang yang berotot, atletis, ibu hamil, pembacaan BMI mungkin akan kurang tepat

Contoh Soal SQL Berikut Jawabannya

2 comments
Skema Tabel-Tabel Sebagai Berikut :
Mahasiswa(NPM,NAMA,LAHIR,AGAMA,ALAMAT,KOTA,KODE_POS,TELEPON)
Matakuliah(KODE_MK,NAMA_MK,SKS,STATUS)
Dosen(KODE_DOSEN,NAMA_DOSEN,ALAMAT,KOTA,KODE_POS,TELEPON)
Prestasi(NPM,KODE_DOSEN,KODE_MK,NIL_MID,NIL_FIN)


  1.  Tambahkan atribut agama pada table dosen.
  2. Tampilkan semua field pada semua table mata kuliah yang mempunyai sks sama dengan 3 dan urutkan secara menurun berdasarkan nama mata kuliah.
  3. Tampilkan semua field dari table biodata yang tinggal di Jakarta dan mempunyai kode pos.
  4. Tampilkan NPM, nama dan nama mata kuliah dari mahasiswa yang memiliki nilai final lebih kecil dari 60.
  5. Tampilkan NPM, nama, nama mata kuliah dan nama dosen dari mahasiswa yang mengambil mata kuliah Perancangan Sistem.
  6. Tampilkan NPM, nama, nama mata kuliah dan nilai total dari mahasiswa yang memiliki nilai total lebih besar dari 100 dan urutkan data berdasarkan nama mata kuliah.
  7. Tampilkan nama mahasiswa, nama mata kuliah, nilai mid test dan nilai final test yang mengambil mata kuliah dengan kode ‘TI221’
  8. Tampilkan jumlah dari mata kuliah yang diajarkan pada table prestasi.
  9. Tampilkan kode dan nama dosen yang mengajar lebih dari 1 mata kuliah.
  10. Tampilkan nama dan nilai mid test lebih besar dari 75 (gunakan perintah sub select).


JAWAB

  1. ALTER TABLE Dosen ADD(AGAMA char(16));
  2.  SELECT * FROM Matakuliah WHERE SKS=3 ORDER BY NAMA_MK DESC;
  3. SELECT * FROM Biodata WHERE KOTA="Jakarta" AND KODE_POS NOT LIKE "% %";
  4. SELECT NPM, NAMA, NAMA_MK FROM Mahasiswa,Matakuliah,Prestasi WHERE Mahasiswa.NPM=Prestasi.NPM AND Prestasi.KODE_MK=Matakuliah.KODE_MK AND Prestasi.NIL_FIN<60;
  5. SELECT NPM,NAMA,NAMA_MK,NAMA_DOSEN FROM Mahasiswa, Matakuliah, Dosen, Prestasi WHERE Matakuliah.NAMA_MK = "Perancangan Sistem" AND Mahasiswa.NPM = Prestasi.NPM AND Prestasi.KODE_DOSEN = Dosen.KODE_DOSEN AND Prestasi.KODE_MK = Matakuliah.KODE_MK;
  6. SELECT mahasiswa.npm, mahasiswa.nama, matakuliah.nama_mk, prestasi.nil_fin FROM mahasiswa,matakuliah,prestasi WHERE mahasiswa.npm=prestasi.npm AND matakuliah.kode_mk=prestasi.kode_mk AND prestasi.nil_fin > 100 ORDER BY nama_mk ASC;
  7. SELECT mahasiswa.nama, matakuliah.nama_mk, prestasi.nil_mid, prestasi.nil_fin FROM mahasiswa, matakuliah , prestasi, WHERE mahasiswa.npm=prestasi.npm AND matakuliah.kode_mk=prestasi.kode_mk AND prestasi.kode_mk='TI221';
  8. SELECT COUNT(kode_mk) FROM prestasi;
  9. SELECT COUNT(prestasi.kode_dosen) AS jumlah_mk, dosen.kode_dosen, dosen.nama_dosen FROM dosen,prestasi WHERE dosen.kode_dosen = prestasi.kode_dosen GROUP BY dosen.kode_dosen HAVING jumlah_mk > 1;
  10. SELECT mahasiswa.nama, prestasi.nil_mid FROM mahasiswa,prestasi WHERE mahasiswa.npm=prestasi.npm AND (SELECT prestasi.nil_mid > 75);

Contoh Program PLSQL (Bag.5)

Sunday, 1 July 2012

0 comments

Function Tulis

Create or replace function tulis return varchar2 as
Z varchar2(20);
Begin
Z := ‘HALO SEMUA’;
Return Z;
End;

Set serveroutput on
Declare
Z varchar2(20);
Begin
Z := tulis;
Dbms_output.put_line(Z);
End;

Output :
HALO SEMUA

LOGIKA :

Program diatas adalah untuk membuat tulisan dengan menggunakan function. Dimana Z bertipe data varchar2. Fungsi pertama dibuat pada blok program pertama. Pada blok program kedua, tinggal memanggil fungsi yang telah dibuat pada blok pertama dengan menuliskan code Z:=tulis dan dbms_output,put_line(Z) sebagai outputnya.


Function Pangkat


Create or replace function pangkat (bil integer, n integer) return integer as
Hasil integer(10);
I integer;
Begin
Hasil = 1;
For I in 1..n loop
Hasil := hasil*bil;
End loop;
Return hasil;
End;

Set serveroutput on
Declare
H integer;
Begin
H := pangkat (2,3);
Dbms_output.put_line (‘Hasil : ‘ || to_char(H));
End;

Output :
Hasil : 8

LOGIKA :

Program diatas adalah untuk mencari pangkat dari suatu bilangan dengan menggunakan function dalam PL/SQL. Tipe data bil, n, Hasil dan H adalah integer. Pada blok program pertama dijelaskan tentang pembuatan rumus untuk bilangan berpangkat. Ditunjukkan dengan :

Hasil = 1;
For I in 1..n loop
Hasil := hasil*bil;

Sedangkan pada blok program yang kedua, dilakukan pemanggilan parameter pada blok pertama dan menentukan bilangan dan pangkatnya. Yaitu pada :

H := pangkat (2,3);
Dbms_output.put_line (‘Hasil : ‘ || to_char(H));

Contoh Program PLSQL (Bag.4)

1 comments

Procedure Tambah Dua

Create or replace procedure tambah_dua (a integer) as
Hasil integer(5);
Begin
Hasil := a+2;
Bdms_output.put_line (‘Hasil Akhir = ‘ || hasil);
End;

Execute tambah_dua(10);

Output :
Hasil Akhir = 12

LOGIKA :

Program diatas adalah untuk mencari nilai suatu bilangan setelah ditambah 2. a dan hasil bertipe data integer. Rumusnya adalah Hasil := a+2. Jika di execute dengan value 10, maka output yang akan tampil adalah 12. 


Procedure Luas Persegi Panjang

Create or replace procedure luas_persegi_panjang as
P number(5);
L number(5);
LUAS number(10);
Begin
P := 8;
L := 4;
LUAS := P*L;
Dbms_output.put_line (‘Luas Persegi Panjang = ‘ || LUAS);
End;

Execute luas_persegi_panjang;

Output :
Luas Persegi Panjang = 32

LOGIKA :

Program diatas adalah untuk mencari luas persegi panjang dengan menggunakan prosedur. P, L dan LUAS bertipe data number. P dan L merupakan nilai yang akan dihitung, sedangkan LUAS adalah rumusnya. Setelah programnya selesai, Run program dengan menggunakan Execute. Digunakan set serveroutput on untuk menampilkan output programnya.


Procedure Keliling Lingkaran

Create or replace procedure keliling_lingkaran as
R number(5);
K number(10);
Begin
R := 21;
K := 2*((22/7)*R);
Dbms_output.put_line (‘Keliling Lingkaran = ‘ || K);
End;

Execute keliling_lingkaran;

Output :
Keliling Lingkaran = 132

LOGIKA :

Program diatas adalah untuk mencari keliling lingkaran dengan menggunakan prosedur. R (jari-jari) dan K (keliling) bertipe data number. R merupakan nilai yang akan dihitung, sedangkan K adalah rumusnya. Setelah programnya selesai, Run program dengan menggunakan Execute. Digunakan set serveroutput on untuk menampilkan output programnya.